Bergabunglah dengan AC Milan, Haug adalah klub yang dirancang untuk menang! Ozon Bola

Milan – Jens Peter Hage kini telah resmi menjadi pemain AC Milan. Pemain sayap berusia 20 tahun itu telah dikaitkan dengan kepindahan dari klub Norwegia itu seharga ሊዮን 5 juta atau sekitar ቢሊዮን 87 miliar.

Huawei bisa dibilang salah satu talenta muda paling berbakat di Norwegia saat ini. Bagaimana tidak, karena Pada gelar Liga Norwegia 2020, Haw mencetak 14 gol dan 10 assist dalam 18 pertandingan.

Bodo / Glimme sendiri berhasil naik ke peringkat 53 klasemen liga Norwegia ke-35. Mereka unggul 35 poin dari peringkat kedua Rosenberg.

Baca lebih banyak Sergino des resmi bergabung dengan Barcelona, ​​klausul penebusan Rp 6,9 triliun

Haug mengakui aneh meninggalkan Glem dalam setengah musim. Namun, transisi ini telah melihat kesepakatan terbaik yang menyenangkan banyak pihak.

“Aku sangat menyesal telah meninggalkan Glitter. Klub tempat saya tinggal selama bertahun-tahun. Aneh rasanya meninggalkan klub di tengah musim sekarang, tapi Glitt, Milan dan saya sangat senang dengan kesepakatan itu. “Yang terbaik belum datang,” kata Hawug seperti dilansir Semper Milan, Kamis (1/10/2020).

Sekarang Haggai siap untuk menjalani petualangan barunya bersama Milan. Hague Milan adalah salah satu klub terbesar di dunia. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya gelar yang diraih klub berjuluk Rosanieri tersebut dari masa ke masa.

Karena itu, dia menganggap Haw Milan sebagai klub yang diciptakan untuk menang. Di masa depan, Rossoneri yakin bisa berkontribusi untuk mencapai kehebatan.

“Saya akan berlatih di sini di Italia selama sisa pekan ini, dan kami akan melihat apakah saya bisa bergabung dengan tim untuk pertandingan itu pada Minggu (dengan Spezia),” kata Hawug.

Jens Peter Hage

Milan adalah salah satu klub terbesar di dunia, setelah memenangkan tujuh gelar Liga Champions. Ini adalah klub yang dirancang untuk menang, dan ingin memenangkan gelar. Saya merasa seperti termasuk dalam kelompok yang dapat saya kontribusikan.

READ  Timnas Indonesia U19 bergabung dengan NK Dugopoljee, 2 pemain menjadi korban kemenangan Garuda Mudda

“Ini adalah tim yang sangat mirip dengan Glimt, dan saya berharap untuk memulai karir saya di sini. Dia menyimpulkan bahwa ada beberapa legenda klub hebat yang menjadi direktur klub (Milan) dan saya sangat senang mereka menerima saya.

Written By
More from Naji Farid

“Barcelona memenangkan Liga Champions karena Messi, bukan Guardiola.”

Jakarta – Mantan pelatih Bayern Munich Felix Magat Kritik metode Pep Guardiola....
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *