Orang Berusia Muda Bicara Sejarah, Apa Kata Orang?

Batu Paromasan | ilustrasi Sejarah
SAMOSIRNews - Pangururan

Tanpa disadari, manusia rentan sepele atau menganggap remeh ketika seseorang yang masih berusia muda berbicara tentang kisah sejarah zaman baheula.

Beda lagi ketika seorang yang sudah tua atau berusia di atas setengah abad atau barangkali sudah rentan dengan kepikunan jika berbicara tentang cerita sejarah umumnya mereka yang mendengar akan percaya dan meyakininya.

Tentunya sebagai orang tua yang baik adalah orang tua yang mau mewariskan sejarah kepada keturunanya. Sebab sejarah adalah merupakan salah satu ilmu pengetahuan. Itulah yang disebut pesan turun temurun.

Sangat disayangkan jika generasi muda yang tidak mendapat pesan sejarah dari leluhurnya. Hal itu karena sejarah adalah kisah nyata yang dialami oleh para leluhur terdahulu.

Sejarah bukanlah dongeng bukan pula sebuah mitos. Sejarah itu adalah peristiwa penting yang dialami oleh leluhur terdahulu yang kemudian diceritakan kepada keturunanya.

Generasi Muda
Bercermin pada diri sendiri.

Jika seorang yang masih berusia muda menceritakan sejarah yang dia dapat dari ayahnya sebagaimana juga ayahnya mengetahui sejarah itu dari orangtuanya dan kemudian seterusnya, pantaskah cerita sejarah itu kita percayai?

Lalu kemudian apa perbedaan bila yang menceritakan sejarah itu adalah kakeknya dibandingkan dengan cucunya sendiri? Bukankah cerita sejarah yang sama yang diceritakan?

Maka, adalah sebuah hal yang wajar dibanggakan bila penerus sebagai generasi dari leluhurnya dapat mewarisi cerita sejarah dari leluhurnya.

Penulis: Jefri Sitanggang
Editor: Freddy S
loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.