Berita SAMOSIR: Lubang Hitam Terbesar di Galaksi Bima Sakti Ditemukan Secara Tak Sengaja

ESA “Gaia” Temukan Lubang Hitam Terbesar di Bima Sakti

Badan Antariksa Eropa (ESA) baru-baru ini mengumumkan penemuan lubang hitam terbesar di galaksi Bima Sakti, yang ditemukan melalui misi Gaia. Lubang hitam ini memiliki ukuran 33 kali lebih besar dari massa Matahari dan diberi nama Gaia BH3.

Gaia BH3 terletak sekitar 2.000 tahun cahaya dari Bumi, tepat di konstelasi Aquila. Penemuan ini terjadi secara kebetulan ketika para ilmuwan melihat gerakan goyah pada bintang pendamping yang mengorbit lubang hitam tersebut.

Meskipun lubang hitam ini tidak aktif, jaraknya yang terlalu jauh dari bintang pendampingnya membuatnya sulit dideteksi dan tidak memancarkan sinar-X. Lubang hitam ini adalah penemuan ketiga yang dilakukan oleh teleskop Gaia, setelah sebelumnya menemukan Gaia BH1 dan Gaia BH2.

Teleskop Gaia telah melakukan pengamatan selama sepuluh tahun terakhir dan telah mencakup 1,5 juta kilometer dari Bumi. Pada tahun 2022, Gaia berhasil mengirimkan peta 3D yang berisi posisi dan pergerakan lebih dari 1,8 miliar bintang di Bima Sakti.

Penemuan lubang hitam ini membuka peluang baru bagi penelitian ilmuwan dalam memahami fenomena alam semesta dan dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang lubang hitam dan galaksi Bima Sakti secara keseluruhan. Semoga dengan penemuan ini, pengetahuan manusia tentang alam semesta semakin berkembang.

READ  Puncak Hujan Meteor Leonid 17-18 November 2023: Jadwal dan Cara Mengamati - SAMOSIR News
Written By
More from
Samsung Galaxy Tab S8, S8+, dan S8 Ultra menerima Android 12L dengan bilah tugas, OCR, dan inovasi lainnya
Uji, baru, Prosesor (CPU), Kartu grafis (GPU), artikel, kolom, Berbagai Set darurat...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *