Diperkirakan Rp. 12 Miliar Raib, Polres Samosir Panggil Saksi Saksi Kasus Arisan Online

Saksi kasus arisan online didampingi Marko Sihotang, seusai dimintai keterangan oleh Polres Samosir. (SAMOSIRNews/doc)

SAMOSIRNews - Pangururan

Setelah diadukan ke Polres Samosir oleh member sebagai korban, tiga orang saksi kasus arisan online dipanggil pihak Polres Samosir, Rabu (5/12/2018) sekira pukul 13.00 Wib.

Ditemui di Mapolres Samosir, seorang member Kordinat Lumbantukkup (45) mengaku korban arisan online, kepada SAMOSIRNews mengatakan, bersama dua rekannya memenuhi panggilan sebagai saksi.

Ia menjelaskan, ratusan juta uangnya raib setelah mengikuti arisan online yang dikelola oleh tetangganya.

Warga Kelurahan Sirumahombar, Kecamatan Nainggolan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara ini menambahkan, ratusan warga di Kecamatan Nainggolan merasa tertipu oleh pengelola arisan online.

"Masih banyak lagi member di luar daerah, diperkirakan mencapai seribuan namun pada umumnya warga asal Nainggolan," ujar Kordinat.

Ditambahkan dia, berdasarkan pengakuan para member yang menjadi korban, sekira Rp. 12 miliar uang mereka raib. "Menurut pengelola, arisan online itu telah zonk," imbuhnya.

Setelah memenuhi panggilan sebagai saksi, dia mengatakan, pihak kepolisian akan memanggil admin arisan online yang menuai masalah itu.

Sebelumnya, kasus arisan online yang mengemuka di Kecamatan Nainggolan ini telah diadukan ke Polres Samosir pada Sabtu 17 November 2018 lalu dengan Nomor STPL/173/XI/SMR/SPKT.

Beberapa waktu lalu pihak Polres Samosir melalui Kasat Reskrim AKP Jonser Banjarnahor kepada SAMOSIRNews membenarkan pengaduan masyarakat terkait kasus arisan online.

Keluarga korban arisan online, Marko Sihotang mengharapkan, Kapolres Samosir AKBP Agus Darojat menangani kasus ini secepatnya. "Kalau memungkinkan, agar pengelolanya ditahan," tegasnya.

Dengan kerugian masyarakat diperkirakan sebesar Rp 12 miliar, kasus arisan online ini menurutnya, layak menjadi atensi Polres Samosir. (Red)


loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.