PSSI ‘Ditolak’, Bagaimana Tanggapan Kevin Dix?

Jakarta

PCS Dikenal karena menolak membuatnya alami Kevin diks. Bagaimana tanggapan pemain berusia 24 tahun itu?

Sebelumnya, PCS. Kevin Dix, yang sudah berusia lebih dari 20 tahun, mengatakan dirinya tidak bisa natural dan hanya menginginkan pemain yang bisa dilihat di Piala Dunia U-20 2021.

Selain itu, PCS. Kevin Dix mengatakan dia tidak bisa lagi membela diri Timnas Indonesia Untuk bermain selamanya b Timnas Belanda U-21. PSSI mengacu pada ketentuan FIFA Ini mengatur pergerakan pemain dari satu negara ke negara lain.

Pernyataan PSSI Itu diadakan pada 22 September. PSSI berbicara dengan agen pemain dan mengatakan dia tahu latar belakang pemain tersebut.

Meski demikian, Kevin Dix tetap berharap bisa memperkuat timnas Indonesia. Ia masih menunggu panggilan PSSI.

“Tentu saja mereka bebas mengutarakan pendapatnya. Tapi, jika ada kesempatan, tolong hubungi saya,” kata Kevin Dix dalam wawancara. detikSport.

“Iya, betul (PSSI) bicara dengan perwakilan saya 2-3 bulan lalu. Mereka bilang kami akan kembali seminggu, tapi kami belum bertemu lagi. Agak membingungkan, saya masih menunggu.”

Saya tidak tahu mengapa mereka tidak menghubungi saya lagi. Saya hanya mengerti jika Anda ingin membuat pemain muda alami, tapi jujur ​​saja, saya masih muda, saya masih berusia 24 tahun.

“Kalau ingin natural, saya masih muda, tapi saya paham keinginan pemain muda (di bawah 20) untuk menjadi natural,” kata Arhus GF.

Faktanya, PCS Tidak ada salahnya menolak menjadikan Kevin Dix natural. Sang pemain belum tentu ingin memperkuat timnas Indonesia Shin Tai-Yong Sebagai pelatih tim nasional saat ini.

Namun, semua keputusan mengenai pilihan pemain sepenuhnya tergantung pada pelatih. Jika Shin mau, PSSI suatu hari tidak bisa mengambil alih semua perubahan sistem Kevin Dix.

READ  Conor McGregor

Menonton video “Timnas U-19 mengalahkan Makedonia Utara 4-1
[Gambas:Video 20detik]
(adp / rin)


Written By
More from Naji Farid
Dibala mengkritik orang tidak percaya di Korona
Turin – Paulo Dibala Mengkritik mereka yang masih tidak percaya pada bahaya...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *