Mulut besar yang benar-benar diucapkan Ibrahimimovich

Jakarta, CNN Indonesia –

Zlatan Ibrahimovic Dia terus membual tentang keberaniannya. Namun apa yang dikatakannya di usia 39 masih bisa dipertanyakan. Tindakan AC Milan Oleh kami Inter Milan Jadi bukti pamungkas dari kemampuannya.

Ibrahimovic menonjol di depan AC Milan karena dia lebih dari belasan tahun lebih tua dari pemain lain. Namun, bukan hanya usia yang membuat Ibrahimovic berbeda di lini depan Rossoneri.

Pada 3 Oktober, Ibrahimovic berusia 39 tahun. Pemain berusia 39 tahun itu dengan gamblang menegaskan bahwa dirinya termasuk dalam kategori pemain yang siap pensiun atau bahkan harus pensiun.


Sosok Ibrahimovic seharusnya tidak menjadi tanda proyek jangka panjang yang beresonansi dengan Milan.

Ibrahimovic terlihat seperti penyerang dari masa lalu yang mencoba memeras kekuatannya yang tersisa.

Zlatan Ibrahimovic menjadi pemimpin para pemain muda AC Milan. (AP / Antonio Callanni)

Dari sekian banyak striker muda di Eropa, Milan memilih untuk percaya dan Ibrahimovic terus berharap bisa memperpanjang kontraknya di akhir musim lalu, dengan Ibrahimovic akhirnya merespons dengan baik.

Tapi saya tidak berpikir Ibrahimovic berusia 39 tahun atau lebih.

Semangat Ibrahimovic untuk sukses telah membawanya kembali ke Eropa setelah dua musim di LS, liga yang dikenal sering mempersiapkan pemain untuk pensiun.

Ibrahimovic sepertinya menyadari bahwa api ketertarikan padanya masih membara dan itu adalah pilihan logis untuk kembali ke Eropa bermain bersama Milan.

Kerja keras Ibrahimovic menjanjikan

Salah satu hal hebat tentang Ibrahimovic adalah kepercayaan dirinya. Jika Ibrahimovic datang sejak awal musim, dia akan menyatakan bahwa Milan bisa menjadi juara liga Italia.

Tentu saja, tidak semua orang memiliki tingkat kepercayaan yang sama. Lebih parah lagi, kepercayaan diri seperti itu mungkin tidak disadari oleh semua orang.

READ  Mengejar 500 gol Lionel Messi Vs Cristiano Ronaldo

Tapi Ibrahimovic telah menjelaskan bahwa dia telah mengambil langkah yang tepat untuk menunjukkan harga dirinya.

Pemain AC Milan Zlatan Ibrahimovic akan berada di Stadion San Siro di Milan, Italia, pada Sabtu, 17 Oktober 2020.Di awal pertandingan, Zlatan Ibrahimovic mencetak gol cepat. (AP / Spada)

Gol cepat Ibrahimovic menjadi krusial dalam Derby della Madonna dan Inter Milan.

Di menit pertama, Ibrahimovic dengan cerdik memanfaatkan agresi Alexander Kolarov. Ibrahimovic harus menyesuaikan diri dan meluncur saat kaki Kolarov terbentur.

Penalti Ibrahimovic tidak berhasil, tapi yang terpenting, dia mencetak gol dari sebuah gol liar.

Ibrahimovic kembali menghukum Inter tiga menit kemudian. Gol tersebut jelas merupakan kombinasi kecepatan pemain muda Milan dan jam terbang Ibrahimovic.

Ibrahimovic menyaksikan Rafael Leo berlari kencang, menunggu di kejauhan. Leo dikirimi operan dan Ibrahimovic tidak kesulitan mengoper umpan matang.

Gol cepat Ibrahimovic hanya bisa diselamatkan oleh gol Romelu Lukaku. Meski Ibrahimovic tak lagi bermain di babak kedua, ia sukses membantu Milan meraih kemenangan.

Zlatan Ibrahimovic dari AC Milan membuka tangannya untuk menyambut rekan satu timnya di penghujung laga Serie A antara Iran, Inter Milan, dan AC Milan di Stadion San Siro di Milan, Italia pada Sabtu, 17 Oktober 2020. Kedua gol tersebut dicetak Ibrahimovic. Kemenangan AC Milan 2-1. (Foto AP / Antonio Callanni)AC Milan harus dianggap sebagai tim untuk memenangkan Liga Italia. (AP / Antonio Callanni)

Saingan terberat Milan di liga Italia

Kemenangan atas Inter ini merupakan bukti kuatnya persaingan Milan memperebutkan gelar liga Italia musim ini. Juventus seharusnya tidak hanya tahu tentang Atalanta, Inter Milan, Lazio dan Napoli. Mereka juga harus mengembalikan nama Milan sebagai rival mereka.

Empat pertandingan pertama sukses gemilang, dengan Milan kembali ke medan perang.

Kombinasi dari pemain muda yang cepat, agresif dan lapar dipimpin oleh Ibrahimovic yang matang dan berpikiran menang. Aliansi ini pecah di Milan pada awal musim, dengan Ibrahimovic menang meski harus absen karena Covd-19.

Spanduk Live Stream MotoGP 2020

Perjalanan Milan ke Liga Italia masih jauh. Namun, ia tampaknya masih mampu mempertahankan harga dirinya, mengingat performa Milan sejak kedatangannya.

READ  4 Kandidat untuk menggantikan Rossin di MotoGP 2020

Mulut besar Ibrahimovic tak hanya sekadar gertakan tapi juga ancaman nyata.

(memiliki)

[Gambas:Video CNN]

Written By
More from Naji Farid

Dukung Neymar dan Messi, Danny Alves juga menyerang Barcelona

Jakarta – Lionel Messi Kritik Barcelona Terkait pengobatan Luis Suarez. Kemudian Neymar,...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *