Rekanan Investor Sejarah Warren Buffet Membeli 4 Toko Obat

Jakarta, CNBC Indonesia – Investor terbesar dunia, Warren Buffett, telah berinvestasi di Wall Street Stock Exchange yang berbasis di AS, yang dimiliki oleh Berkshire Hutway, Inc.

Tindakan pembelian saham tersebut didasarkan pada prediksi yang dibuat oleh perusahaan farmasi tersebut bagaimana Besar setelah pengobatan epidemi Cowvid-19.

Air terjun Pada tanggal 30 September, Reuters melaporkan bahwa Berkshire telah mampu membeli saham industri tersebut hingga $ 5,7 miliar, atau Rp. 80 triliun (tarif RP. 14.000 / US). Kesehatan baru.


Akuisisi ini mencakup lebih dari $ 1,8 miliar (Rs 25 triliun) di ABVV Inc., Bristol-Myers Scubb, Merc & Co. dan sisanya $ 136 juta (Rp 1,9 triliun) di Pfizer. Inc

Pfizer telah mampu membuat 90% produk bioteknologi terbaru di Jerman tanpa efek samping.

Langkah tersebut dipandang oleh para analis sebagai tanda bahwa Buffett telah melihat beberapa perkembangan yang tidak biasa dalam industri farmasi.

Kovid-19 membuat kami berpikir berbeda tentangnya [sektor] Pada Rabu (18/11/2020), James H. Armstrong, Presiden Henry H. Armstrong yang berafiliasi dengan Pittsburgh dan salah satu pendiri Berkshire Shares, mengatakan Health Care.

Menurut CNBC International News, harga saham Piffzer yang dikenal dengan nama New York Stock Exchange (NYSE) atau Wall Street naik 1,85% menjadi US $ 36 pada Selasa (17/11) atau Rabu pagi waktu Indonesia. , 04 / bagikan

Saham Bristol-Myers dengan indeks BKY NYSE turun 0,28% menjadi US $ 64,32 per saham, meski saham BMI sempat melejit saat mengumumkan akuisisi atas Buffett.

Pasar di NYSE ditutup 1,65% menjadi US $ 81,50 / saham, sementara Abby Inc. diperdagangkan 0,86% pada US $ 99,21.

[Gambas:Video CNBC]

(Tas)


Written By
More from Hulwi Zafar
Aston Martin DBX707: Alpha-SUV dari James-Bond-Ausstatter | Leben & Wissen
Mit zunehmendem Ubah sehnen sich viele Autofans nach mehr Fahrkomfort und einem...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.