Presiden terpilih AS Trump telah menyerukan penghentian penghitungan suara di tiga negara bagian

Washington DC, Kompas dot com – Tim kampanye kepresidenan SEBAGAI Bertanggung jawab Donald Trump Kedua kandidat telah mengajukan tuntutan hukum di tiga negara bagian: Pennsylvania, Michigan dan Georgia.

Gugatan itu diselesaikan di luar pengadilan. Pemilihan presiden AS 2020 akan dimulai dengan pertarungan hukum.

Kibu Terompet Dia menyerukan diakhirinya penghitungan suara di Michigan. Dia mengatakan dia tidak diberi “akses yang memadai” ke TPS.

Baca lebih lajut Apa yang dijanjikan Trump untuk pemilihan presiden AS 2016?

Demokrat Trump Joe Biden Memenangkan Negara Bagian Michigan Associated Press Dan media Amerika lainnya

Jadi, Biden hanya membutuhkan 6 suara lagi untuk meraih 270 suara. Calon harus pergi ke Gedung Putih.

Sementara itu, pendukung Trump telah menyerukan diakhirinya penghitungan suara di luar pusat TCF di Mitgan Detroit. Pendukung Trump telah berulang kali berkata, “Berhenti menghitung.”

Menteri Luar Negeri Michigan Jose Benson menyebut dakwaan Trump sebagai langkah “sembrono” untuk mengakhiri penghitungan suara di negara bagian itu. Reuters.

Dia kemudian memastikan bahwa semua surat suara yang valid di Michigan disimpan dengan benar dan aman.

Baca lebih lajut Kekerasan Pemilu Presiden AS, Polisi dan Keamanan Nasional bentrok dengan orang-orang anti-Trump

Mereka sangat menantikan untuk menerimanya dari negara bagian Pennsylvania

Kubu Trump juga telah mengajukan gugatan terhadap Pennsylvania.

Trump telah meminta Mahkamah Agung untuk campur tangan guna mencegah pemungutan suara melalui pos di tempat pemungutan suara. Tentu saja, undang-undang negara bagian mengizinkan penghitungan surat suara.

Hasil pemilu di Pennsylvania masih belum selesai pada Rabu (11/4/2020), dengan jumlah besar masih dihitung melalui pemungutan suara.

Pennsylvania menerima 3,1 juta surat suara melalui pos. Hukum negara bagian mengizinkan pemilihan untuk dihitung sebelum 3 November dan dihitung hingga Jumat.

READ  Brexit mencegah sandwich ham diimpor ke Inggris

Tidak hanya itu, kubu Trump menuduh hukum negara bagian memperpanjang tanggal identifikasi pemilih ke negara bagian Pennsylvania.

Baca lebih lajut Hasil 4 Pemilihan Presiden AS Mengayunkan Kencang Amerika Serikat, Trump dan Bedden Chase

Trump benar-benar menang telak di Pennsylvania, tetapi kepemimpinannya telah menyusut dalam hal perolehan suara melalui pos.

Di seluruh Amerika Serikat, Trump menerima hasil yang lebih baik pada hari pemilihan daripada rata-rata melalui pos.

Kubu Trump dan Partai Republik di Georgia juga menyerukan penghentian penghitungan, dengan mengatakan mereka berencana untuk menuntut lusinan negara bagian di negara bagian itu.

Menurut dakwaan, sekelompok pengamat Partai Republik di salah satu negara bagian bersaksi bahwa petugas TPS mengambil surat suara yang tidak diminta dan mencampurkannya ke dalam kertas suara.

Baca lebih lajut Kandidat presiden AS Joe Biden sangat mendukung Trump di medan perang di Georgia

ZUMA WIRE / BRYAN SMITH melalui DW INDONESIA Beberapa negara bagian AS masih harus berurusan dengan jumlah surat suara yang diterima melalui pos, yang bisa memakan waktu lama untuk menghitungnya.

Dalam jangka pendek, Trump memiliki keunggulan tipis atas Biden di Georgia, meskipun belum ada pemenang resmi yang diprediksi di negara bagian itu. Surat suara di sejumlah daerah pemilihan besar yang masih condong ke Demokrat harus tetap dihitung.

Menteri Luar Negeri Georgia Brad Raffenserger berharap hasil pemilu bisa dirilis pada akhir Rabu (4/11/2020).

READ  Biden telah terpilih sebagai presiden Amerika Serikat, dan pendukung Trump tidak akan menerimanya

Berdasarkan hukum Georgia, permintaan penghitungan ulang dapat dilakukan dua hari setelah hasil resmi, dan jika perbedaan antara kedua kandidat sama dengan atau kurang dari 0,5 persen.

Sampai jumpa lagi di Wisconsin?

Dia menyerukan pertimbangan ulang kamp Trump di Wisconsin, yang dimenangkan oleh Bump. “Ada beberapa celah di beberapa daerah,” katanya tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Dari 99 persen suara di Wisconsin, Biden berada di depan Trump dengan lebih dari 20.000.

Pemungutan suara antara presiden petahana dan saingannya di Wisconsin kurang dari 1 persen, dan dia memenuhi kriteria hukum untuk penghitungan ulang.

Baca lebih lajut Pendukung Trump menyerbu kotak suara selama kampanye pemilihan presiden AS

Demokrat telah menetapkan Wisconsin, Michigan, dan Pennsylvania sebagai “tembok biru”.

Ketiga negara bagian ini dapat dihitung oleh Demokrat beberapa kali dalam setiap empat tahun untuk mendapatkan suara. Namun, Mereka kalah dari Trump pada 2016.

Prediksi di Michigan dan Wisconsin menunjukkan bahwa Bidine akan memenangkan pemilihan ulang untuk Demokrat.

Trump telah memberikan bukti yang belum pernah terjadi sebelumnya. Biden mengatakan dia benar-benar menang atau masih menang di semakin banyak negara bagian.

Dalam pidatonya di hadapan pendukungnya, Biden mengatakan penghitungan harus terus dilakukan di semua wilayah.

“Tidak ada yang bisa merampas demokrasi kita, tidak sekarang, tidak selamanya,” ujarnya, Rabu (3/11/2020).

Para petugas pemilu terus melakukan penghitungan suara secara umum Amerika Serikat Biasanya berakhir pada hari pemilihan.

Namun, kali ini berbeda karena ada lebih banyak negara bagian yang harus berurusan dengan surat suara akibat epidemi kolera.

Baca lebih lajut Hasil pemilihan presiden AS Biden memberikan suara ke Michigan menjadi 153.710

READ  Dunia perlu mengetahui asal muasal CV-19

Written By
More from Lukman Haq

Donald Trump: penggemar menuntut boikot terhadap tweet Walmart grup

Pengikut yang marah dari Presiden AS Donald Trump ingin memboikot Walmart atas...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *