Hella FlatLight: Lampu ekor LED bisa berbuat lebih banyak

Pemasok otomotif Hella terus mengembangkan teknologi FlatLight-nya. Lampu belakang LED mobil harus diberi tugas tambahan di masa depan.

Tanda lampu lari siang hari, strip lampu kontinu di bagian depan dan belakang, dan pertunjukan lampu animasi saat mengunci dan membuka kunci mobil telah lama menjadi taman bermain bagi para desainer. Dengan modul LED yang dapat dikontrol secara individual, tidak hanya lampu depan matriks adaptif yang dapat dirancang, tetapi juga fitur yang dimaksudkan untuk membedakan merek dan model dari pesaing.


Pemasok otomotif Hella terus mengembangkan teknologi ini dengan nama Digital FlatLight. Penggunaan kaca khusus dan sambungan dengan modul hanya sedalam lima milimeter memungkinkan lebih banyak kelonggaran dengan pemandu cahaya.



Segmen individu dapat dihidupkan dan dimatikan satu per satu atau diredupkan di bawah kendali perangkat lunak. Ini membuka kemungkinan baru untuk desain lampu belakang, misalnya. Huruf atau grafik khusus dapat diimplementasikan dengan cara ini, serta instruksi untuk komunikasi antara mobil dan sekitarnya, serta tanda tangan cahaya yang berbeda untuk membedakan varian peralatan individu dari serangkaian model. Sementara alasnya naik dengan teknologi FlatLight, model kelas atas juga bisa menonjol dengan permukaan SmartGlass.


Grafik baru untuk facelift atau melalui aplikasi

Teknologi pencahayaan juga membuka kemungkinan facelift baru. Di masa lalu, ketika merevisi seri, sebagian besar tangan hanya diberikan pada bagian plastik seperti bumper untuk menghindari alat mahal untuk bagian lembaran logam baru. Kedepannya, memprogram ulang lampu LED di bagian depan dan belakang juga bisa membedakan antara facelift dan pergantian model year. Penawaran untuk menawarkan grafik cerah baru kepada pelanggan melalui pembaruan aplikasi atau perangkat lunak juga dapat membuka model bisnis baru untuk pembuat mobil.

READ  Penerbang Boeing yang bermasalah: pilot mendaratkan 737 Max dengan mesin tunggal


Dr. Frank Huber, Managing Director of Light di Hella, menjelaskan: ‚ÄúDengan teknologi Digital FlatLight, kami mencapai level baru dalam pencahayaan signage. Dengan integrasi layar SmartGlass, FlatLight kami sekarang digital. Lampu belakang yang dipasang sesuai dapat dikontrol dengan perincian halus Mencapai banyak tanda tangan yang dapat disesuaikan dan sangat memperluas jangkauan fungsi. “


Kesimpulan

Lampu depan Matrix LED dengan fungsi adaptif hanyalah permulaan. Teknologi canggih seperti FlatLight Hella dimaksudkan untuk memberikan fungsi tambahan dan fitur khas, juga untuk lampu belakang mobil.

Written By
More from Hulwi Zafar
IHSG diperdagangkan 1,05% menjadi 5.105 pada akhir Rabu (4/11).
Contoh. IHSG melemah 54,25 poin atau 1,05% menjadi 5.105,20 pada Rabu (4/11)...
Read More
Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *