Banyak yang tewas dan terluka dalam ketakutan kecelakaan kereta api Taiwan

Setelah kecelakaan kereta di Taiwan puluhan kematian harus ditakuti. Pihak berwenang mengatakan 36 orang diselamatkan setelah kecelakaan hari Jumat di Hualian County, di mana tidak ada tanda-tanda kehidupan yang awalnya dapat terdeteksi. Jumlah kematian yang dikonfirmasi awalnya tidak tersedia. Sejauh ini, sebanyak 61 orang telah dibawa ke rumah sakit. Lebih dari 70 orang masih terjebak di reruntuhan kereta.

Pekerjaan penyelamatan dilanjutkan pada Jumat pagi. Foto dan video di media Taiwan menunjukkan bagian dari kereta yang tampaknya tertimpa dinding terowongan. Beberapa mobil tergelincir berbaris di depan terowongan.

Menurut pusat tanggap darurat pusat, tim penyelamat berusaha mengakses empat mobil di terowongan, yang rusak dan sulit diakses. Para penyintas memanjat melalui jendela dan ke atap gerbong untuk mencari keselamatan.

Menurut petugas pemadam kebakaran, kereta ekspres dengan delapan gerbong dan lebih dari 350 penumpang tergelincir saat melewati terowongan. Sesaat sebelum itu, sebuah kendaraan konstruksi jatuh di lereng dan menabrak kereta. Kantor Berita Negara Taiwan CNA mengutip seorang saksi mata yang melaporkan bahwa kendaraan itu tampaknya tidak diparkir dengan benar. Di televisi, seorang korban selamat mengatakan bahwa kereta tersebut bertabrakan dengan truk yang jatuh: “Truk itu jatuh dari atas”.

Presiden Taiwan Tsai Ing-wen telah memperingatkan rumah sakit. Sekarang prioritas tertinggi untuk membebaskan orang dari reruntuhan kereta, katanya.

Kecelakaan itu terjadi di wilayah pegunungan di timur Taiwan, dekat kota Hualien. Terakhir kali terjadi kecelakaan kereta api yang serius di Taiwan adalah pada Oktober 2018. Saat itu, 18 orang tewas.

Written By
More from Lukman Haq

Turki dilanda gempa dan tsunami, bagaimana kondisi masyarakat Indonesia?

Sabtu, 31 Oktober 2020 – 05:57 WIB Turki mencari korban yang terkubur...
Read More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *