Setelah Bupati Keluarkan Edaran, Forkopimda Samosir Bahas Upaya Antisipasi Penularan Covid 19

Wabup Juang Sinaga memimpin rapat kerja penanganan pencegahan penyebaran Covid-19. (Ist)

SAMOSIRNews - Pangururan

Penanganan pencegahan penyebaran penularan covid 19 menjadi agenda prioritas di berbagai daerah secara nasional maupun mancanegara.

Setelah Sekretaris Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus secara resmi mengumumkan virus Corona (covid-19) sebagai pandemi beberapa hari lalu, issu ini semakin mengemuka membutuhkan keseriusan.

Dijelaskan bahwa "pandemi" terjadi jika suatu penyakit menular tersebar dengan mudah dari manusia ke manusia di berbagai tempat di seluruh dunia. 

Pemerintah Kabupaten Samosir sebagai daerah tujuan wisata, langsung melakukan rapat koordinasi pencegahan penularan virus covid 19 bersama forkopimda.

Wabup Juang Sinaga yang memimpin rapat koordinasi, Selasa (17/3/2020) di aula Kantor Bupati Samosir, Jalan Rianiate, Pangururan mengatakan, rakor merupakan tidaklanjut Surat Keputusan Presiden RI nomor 7 Tahun 2020 tentang gugus tugas percepatan penaganan corona virus disease 2019 dan Instruksi Gubsu Nomor 188.54/2/INST/2020 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap corona virus disease (covid-19).

Pemkab Samosir juga mengundang seluruh kepala desa dan lurah se Kabupaten Samosir, pimpinan BUMN dan BUMD serta pihak terkait lainnya. Hal ini sangat penting, menurutnya, karena Kabupaten Samosir mereka daerah tujuan wisata. "Artinya pencegahan penyebaran virus corona harus ditangani secara serius," tegas Juang.

Dikatakan juga perlu ada deteksi thermal scanner di beberapa titik pintu masuk ke Samosir. "Sehingga ada antisipasi deteksi sejak dini," imbuhnya.

Sebelumnya, Bupati Samosir telah mengeluarkan surat edaran nomor 7 tahun 2020 tertanggal 16 Maret 2020, tentang kewaspadaan terhadap penularan infeksi corona virus disease (covid-19).

Ini bunyi surat edaran Bupati Samosir;

1. Diminta kepada masyarakat agar tidak panik, tetap tenang, waspada dan menghindari penyebaran berita yang belum ter-konfirmasi

2. Agar berlaku hidup sehat dan bersih, serta menjaga stamina dan daya tahan tubuh

3. Sebagai tindakan pencegahan, diminta kepada seluruh masyarakat untuk melaksanakan, sering cuci tangan dengan sabun, gunakan masker bila batuk atau pilek, konsumsi gizi yang seimbang, perbanyak makan sayur dan buah, rajin olahraga dan istirahat yang cukup, hati-hati kontak dengan hewan.
Kemudian, menjaga kebersihan lingkungan, tidak merokok, minum air putih minimal 8 gelas perhari, jangan mengkonsumsi makanan yang tidak masak sempurna.
Menghimbau warga masyarakat dan warga sekolah untuk tidak berbagi makanan dan minuman termasuk peralatannya serta alat musik tiup yang dapat meningkatkan resiko penularan penyakit.
Menghimbau kepada warga masyarakat dan sekolah untuk menghindari kontak fisik secara langsung (bersalaman, cium tangan, berpelukan dan seterusnya). Mengurangi atau menunda menghadiri kegiatan yang mengumpulkan banyak orang.
Selanjutnya, bila harus mengunjungi tempat ramai (pasar/pekan, antrian, stasiun bus/dermaga) agar mengatur kontak tubuh minimal 1 meter. Bila menggunakan fasilitas umum (ATM Bank, warnet dan lain-lain) agar terlebih dahulu melakukan cuci tangan atau menggunakan hand sanitizer.

4. Bila ada gejala demam, batuk, sakit tenggorokan serta sesak nafas, pakai masker dan segera ke fasilitas kesehatan terdekat untuk memeriksakan diri.

5. Agar tidak memborong dan menimbun bahan pangan atau kebutuhan lainnya untuk menjaga kestabilan perekonomian masyarakat.

6. Bila ada hal yang perlu dipertanyakan tentang Corona virus disease (Covid-19) dapat menghubungi call center Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Kesehatan (0821 6071 3177) dan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten

Reporter; Valensius
Editor; Dian P

Loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.