Komisi II DPRD Samosir Belajar Budidaya Perikanan di Bandung

DPRD Samosir saat kunjungan kerja di Bandung. (Ist)

SAMOSIRNews - Pangururan

Komisi II dan DPRD Kabupaten Samosir kunjungan kerja ke Soreang, Bandung, Rabu (11/3/2020) untuk belajar budidaya perikanan.

Legislatif Samosir diterima langsung oleh anggota Komisi B DPRD Bandung, Tri Bambang Pamungkas, Edi Tardiana, Kabid Perikanan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung Ishak Effendi, Ketua Asosiasi Air Bersih Kabupaten Bandung, H.Asep S, dan Kabid Asosiasi Air Bersih, Sutrisno.

DPRD Samosir yang berangkat melakukan kunker antar Provinsi ke DPRD Kabupaten Bandung, yakni Pardon ME Lumbanraja, Jonny Sagala, Haposan Sidauruk, Suhanto Sitanggang, Russel Baringin Jaya Sihotang, Sorta Ertaty Siahaan, Polma Hasehaton Gurning, Jonner Simbolon, Pantas Lasidos Limbong, Paham Gultom, Parluhutan Sinaga, Parluhutan Samosir, Rismawati Simarmata, Pantas Marroha Sinaga, dan Hary Jono Situmorang.

Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Samosir, Pardon ME Lumbaraja kepada wartawan, melalui selulernya, Kamis (12/3/2020) mengatakan, pelaksanaan kunker bertujuan belajar cara budidaya perikanan di Kabupaten Bandung untuk diterapkan di Samosir.

"Kita ingin mempelajari dan mengetahui bagaimana pola atau metode tentang budidaya perikanan," jelasnya.

Ia menyebutkan, metode yang didapat dari Bandung, akan sampaikan ke Dinas terkait di Kabupaten Samosir sebagai solusi untuk budidaya perikanan untuk meningkatkan perekonomian rakyat.

Legislatif Kabupaten Bandung memaparkan, bahwa masyarakat sudah menikmati air bersih sekitar 80,52 %, di dataran tertinggi di Jawa Barat itu.

Pengelolaan air bersih dilakukan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) untuk daerah perkotaan dan asosiasi air bersih Cai Kahuripan untuk wilayah pedesaan.

Reporter; Valensius
Editor; Dian P

Loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.