Siswa SD Meninggal Ditimpa Tembok Penahanan

Pelajar SD di Taput meninggal dunia ditimpa tembok penahan yang longsor. (Ist)

SAMOSIRNews - Tarutung

Akibat hujan deras di Lembah Rura Silindung,  Kabupaten Tapanuli Utara, seorang pelajar Sekolah Dasar, tewas ditimpa tembok panahan yang longsor.

Kejadian ini terjadi di Desa Aek Sinsimun, Kecamatan Tatutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat dini hari (31/1/2020), mengakibatkan Liberti Lumbantobing (13) meninggal tertimpa longsoran  tembok penahan  tanah (TPT) di atas rumahnya.

Saat kejadian, korban bersama kedua adiknya sedang tidur di ruang tengah yang tepat bersebelahan tembok penahan tanah. Adik perempuan korban, Libran Lumbantobing (11), juga mengalami luka di bagian punggung.

Sedangkan adik korban lainnya, Ayu Magadalena Lumbantobing masih mengalami shock atas peristiwa itu.

Korban Liberti sempat dibawa ke rumah sakit, namun dinyatakan meninggal akibat benturan keras di bagian kepala, ditimpa material longsor berupa batu.

Orang tua korban, Kisar Bangun Lumban Tobing (41) dan istrinya Lasmarohana Hutagalung terlihat diselimuti duka cita mendalam di rumah duka.

Kepala Desa Aek Siansimun Junios Lumbantobing kepada wartawan menjelaskan, korban meninggal dunia setelah tidak dapat lagi diselamatkan. "Sempat dibawa ke rumah sakit," sebutnya. (BS)

Loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.