Kepala Desa Harus Menjadi Pengayom dan Pelayan Masyarakat

Bupati Samosir melantik 95 kades. (Ist)
SAMOSIRNews - Pangururan

Kepala Desa sebagai pemimpin pemerintahan desa harus menjadi pengayom dan pelayan masyarakat," tegas Bupati Samosir Rapidin Simbolon, saat melantik 95 kades terpilih hasil pilkades serentak gelombang kedua 31 Oktober 2019 lalu di Aula AE Manihuruk, Pangururan, Selasa (7/1/2020).

Selain sebagai pelayan, dia menekankan para kades mampu sebagai penggerak dan pemrakarsa pembangunan bagi kemajuan masyarakat desa.

Pelantikan kades juga dihadiri Wakil Bupati Juang Sinaga, Kasdim 0210/TU, Polres Samosir, Kejari Samosir, Sekdakab, pimpinan OPD, Camat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan undangan lainnya.

Bupati Rapidin menyampaikan selamat kepada para kades yang baru dilantik. "Tugas pertama kepala desa setelah dilantik yaitu merangkul dan menyatukan kembali lapisan masyarakat yang berbeda pilihan," sebutnya.

Ia menambahkan,  kepala desa adalah milik seluruh warga masyarakat desa yang diberi amanat dan kewajiban untuk dapat mengayomi serta melayani seluruh masyarakat. "Kepala Desa harus selalu menjaga kepercayaan masyarakat dan menjalankan amanah, serta bekerja sepenuh hati dan ikhlas dalam memimpin dan melayani masyarakat desa," imbuhnya.

Dalam menjalankan amanah warga, dikatakan Rapidin, kades harus proaktif menggerakkan dan menjalin kebersamaan dalam membangun desa. "Perlu mematuhi segala ketentuan peraturan perundangan dan taat hukum, menyusun dan menselaraskan program dan kegiatan RPJMDes, RKPDes selaras dengan RPJMD Kabupaten Samosir," pungkasnya.

Ditekankan juga agar dalam pemanfaatan dan mengelola ADD, Dana Desa dan sumber-sumber pendapatan asli desa lainnya, harus mengedepankan transparansi.

Reporter; Valensius
Editor; Helbos

Loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.