Banjir Bandang di Holbung, Dinas Kehutanan Sumut Diminta Serius Melakukan Pengawasan Penebangan Hutan

Bupati Samosir Rapidin Simbolon meninjau lokasi banjir di Desa Holbung. (Ist) 

SAMOSIRNews - Pangururan

Terkait banjir bandang yang menimpa Desa Holbung, Kecamatan Sitiotio, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, pada Minggu tengah malam (8/12/2019) lalu, Dinas Kehutanan Sumut diminta melakukan pengawasan hutan di area itu dengan serius.

"Kalau tidak secepatnya diatasi, kemungkinan banjir lebih dahsyat bisa saja terjadi," jelas Jamontang Simarmata, mantan Kepala Bidang Pengawasan Hutan di Pemkab Samosir, kepada mimbarumum.co.id, Rabu (11/12/2019) di Pangururan.

Ia memaparkan, Desa Holbung yang berada di bawah perbukitan dan hutan itu, memang rentan banjir, apabila tetap ada penebangan kayu di hulu. "Sejak Dinas Kehutanan berada di bawah Provinsi, tentu pengawasan hutan dari Kabupaten semakin minim," urai Jamontang.

Maka menurutnya, Dinas Kehutanan Sumatera Utara menjadi pihak yang paling bertanggungjawab. "Karena di hulu adalah kawasan hutan, tepatnya di atas Desa Holbung," imbuhnya.

Berdasarkan pengalamannya selama bertugas di bidang pengawasan hutan, Jamontang mengharapkan keseriusan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi melalui Dinas Kehutanan Sumut, agar melakukan sterilisasi penebangan kayu di kawasan itu.

"Dulu kawasan itu hutan di hulu merupakan fokus Kehutanan melakukan reboisasi," tegas Jamontang.

Menurutnya, upaya paling signifikan menghindari terjadi musibah yang sama adalah menghentikan aktivitas penebangan kayu di areal kawasan hutan, khususnya di atas lokasi pemukim masyarakat Kecamatan Sitiotio.

Bupati Samosir, Rapidin Simbolon yang langsung meninjau lokasi banjir mengatakan akan menurunkan alat berat secepatnya, untuk pembersihan material banjir berupa lumpur, bebatuan dan kayu.

Untuk diketahui, banjir bandang di Desa Holbung terjadi dua kali hanya dalam tempo 24 jam. Walaupun tidak ada korban jiwa, namun merusak areal persawahan dan fasilitas umum.

Sebelumnya, pada hari Jumat (3/5/2019) lalu, di Desa Buttu Mauli yang berdekatan dengan Desa Holbung, terjadi banjir bandang yang menelan korban jiwa dan meratakan 4 rumah warga.

Untuk menghindari musibah dan banjir bandang lebih besar, maka Jamontang Simarmata sebagai pensiunan aparatur Kehutanan, menyampaikan harapannya ke Gubsu Edy Rahmayadi.

Reporter; Valensius
Editor; Dian P


Loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.