Pengembangan Pariwisata Perlu Aksesibilitas, Amenitas dan Atraksi

Pengelola homestay di desa mendapatkan bantuan, saat pelatihan SDM. (Ist) 

SAMOSIRNews - Pangururan

Pengembangan sektor kepariwisataan membutuhkan gebrakan serius menyangkut aksesibilitas, amenitas dan atraksi.

Hal ini ditegaskan Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Senin (11/11/2019 ) di Hotel Tiga Besar, Pangururan, saat membuka Pelatihan Manajemen Homestay di Desa Wisata Gelombang 2.

Program pelatihan bagi pelaku pariwisata, khususnya pemilik homestay ini berlangsung selama 3 hari.

Rapidin juga mengingatkan seluruh peserta pelatihan, agar sungguh sungguh mengikuti pengembangan SDM Pariwisata itu. "Maka dapat diwujudkan 2024, Samosir menjadi Bali ke-2," sebutnya.

Selanjutnya, ia memberikan bantuan perlengkapan pendukung homestay kepada 40 peserta pelatihan gelombang I dan 40 orang peserta pelatihan gelombang II.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Pariwisata Samosir ini, diharapkan mampu mengimbangi SDM di daerah menyambut program nasional yang memusatkan Danau Toba sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).

Reporter; Valensius
Editor; Helbos


Loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.