Optimalkan PAD, Pemkab Samosir akan Gunakan Tapping Box

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Samosir, Hotraja Sitanggang (tengah) saat bersosialisasi. (Ist) 

SAMOSIRNews - Pangururan

Pemerintah Kabupaten Samosir, bekerja sama dengan Bank Sumut, akan menyediakan serta memasang alat monitoring transaksi usaha (tapping box) untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari obyek pajak hotel, restoan dan hiburan.

"Akan mulai digunakan pada tahun 2020," sebut Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Samosir, Hotraja Sitanggang kepada wartawan, Kamis (28/11/2019) di Pangururan.

Menurutnya, penyediaan Tapping Box merupakan tindak lanjut kerjasama Pemkab Samosir dengan Bank Sumut dan Telkom Indonesia sebagai vendor. "Ini sesuai dengan saran dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui program Koordinasi Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah)," imbuhnya.

Tapping Box ini dikatakan Hotraja, dapat mengontrol dan mengawasi transaksi para pengusaha terkait penerimaan pajak daerah sekaligus mencegah los potensi pajak daerah serta meningkatkan transparansi.

Bapenda Samosir akan memulai pemasangan Tapping Box dengan melakukan sosialisasi tahap pertama dengan menghadirkan 22 pengelola hotel dan restoran.

"Pada tahun 2020 diharapkan semua hotel, restauran dan hiburan yang potensial sudah terpasang tapping box," jelasnya.

Proyek uji coba tapping box akan dilakukan launching  Jumat, (29/11/2019) dimulai dari Hotel Samosir Cottage di Tuktuk Siadong, Kecamatan Simanindo dan Restoran Palito di Kecamatan Pangururan.

Data tapping box secara online akan masuk ke server Pemerintah Kabupaten  sehingga terpantau potensi pajak yang terjadi di tempat usaha.

Reporter; Josner
Editor; Helbos



Loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.