Akan Dibangun Water Front City di Pangururan, Bupati Rapidin Simbolon Rela Hotelnya Dibongkar

Di lokasi ini akan dibangun water front city. (Ist) 

SAMOSIRNews - Pangururan

Pemerintah pusat akan membangun Water Front City di Pangururan sebagai kawasan objek wisata pantai Danau Toba bertaraf internasional, tepatnya seputaran Jalan Putri Lopian, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon sebagai pemilik hotel Dainan berlokasi di pantai Danau Toba persisnya di lintasan lokasi Water Front City Pangururan, menyatakan setuju dibongkar demi pembangunan.

Hal itu diungkapkan oleh Bupati Samosir Rapidin Simbolon menanggapi rencana pembangunan Water Front City Pangururan, dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) senilai Rp 105 miliar di APBN 2020, di Hotel JTS Parbaba, pekan lalu.

Water Front City yang dilakukan oleh Kementerian  (PUPR) disepanjang jalan pantai lopian dan akan melewati salah satu bangunan hotel yang merupakan milik pribadi Bupati Samosir Rapidin Simbolon.

"Jika diperlukan, bangunan hotel dibongkar sebagian sesuai petunjuk Tim Konsultan Kementerian PUPR pada Pelaksanaan Pembangunan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), kita relakan," ujar Rapidin.

Menurutnya, tim Konsultan PUPR telah berkoordinasi bahwa akan dibuat restoran berbentuk rumah adat Batak disekitar hotel miliknya yang dilalui pembangunan Water Front City tersebut.

"Tidak ada masalah sepanjang untuk kebaikan dan tentunya asal sesuai dengan aturan harus memperhatikan masalah ganti ruginya," imbuhnya.

Water Front City, direncanakan menjadi ikon wisata internasional di pusat ibukota Samosir, pembangunannya di mulai dari Taman Putri Lopian sampai ujung kanal terusan Tano Ponggol.

Reporter; Valensius
Editor; Helbos

Loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.