Kabupaten Samosir dalam "Sensus Penduduk 2020",,,Rade Do Au



SAMOSIRNews - Pangururan

Euoforia Mencatat Indonesia telah bergema, pada tanggal 26 September 2019 yang merupakan Hari Statistik Nasional telah dilaksanakan kick off Sensus Penduduk (SP) 2020 oleh Kepala BPS RI, Kecuk Suhariyanto.

Badan Pusat Statistik tingkat Provinsi  maupun Kabupaten/Kota tentu tidak ketinggalan, berlomba mengasah kreatifitas masing-masing dalam mensosialisasikan kegiatan besar ini.

BPS Kabupaten Samosir berupaya melanjutkan estafet informasi ini. Sebagai langkah awal, mengunjungi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tingkat Kabupaten dan Kecamatan serta sosialisasi melalui jejaring sosial.

Salah satu kegiatan yang signifikan, ketika BPS Samosir bekerja sama dengan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Pangururan melaksanakan kegiatan BPS Goes to School.

BPS Kabupaten Samosir, Sumatera Utara sosialisasi Sensus Penduduk dengan program "goes to school". (Ist) 

* Kenapa siswa/i sekolah?

Kita berharap agar siswa/i sekolah sebagai generasi milenial memiliki tanggungjawab moral untuk menyampaikan dan mengingatkan informasi kegiatan sensus ini kepada orangtua sekaligus membantu orangtua pada kegiatan sensus online.

* Apakah sensus online itu?

Sebelumnya mari kita cermati bersama bahwa negara kita sedang membuktikan eksistensinya, tidak hanya sebagai follower di era kemajuan informasi dan teknologi revolusi industri 4.0, namun juga sebagai pelaku.

Sebagai bukti dalam pelaksanaan Sensus Penduduk ke-8 pada tahun 2020 mendatang akan menggunakan metode kombinasi yaitu metode online dan metode tradisional.

Menu baru yang ditawarkan oleh metode online  adalah penduduk dapat mengisi langsung data keluarga melalui alamat
website https://sensus.bps.go.id pada bulan Februari sampai dengan Maret 2020, sangat menarik bukan?

Berbeda dengan metode tradisional, pendataan dilakukan oleh petugas dengan cara door to door ke setiap rumah penduduk pada bulan Juli tahun 2020 yaitu untuk menjaring keluarga yang tidak memungkinkan pada metode sensus online.

Berdasarkan SP 2010, dicatat jumlah penduduk Samosir 119.653 jiwa tersebar di sembilan  kecamatan.

Tiga kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar yaitu:

1. Kecamatan Pangururan dengan persentase tertinggi 24,58 persen atau 29.412 jiwa

2. Kecamatan Simanindo sebesar 16,30 persen atau 19.498 jiwa

3. Kecamatan Palipi 13,44 persen atau 16.087 jiwa.

Bagaimanakah keadaan penduduk setelah sepuluh tahun kemudian? Pemerintah dan seluruh masayarakat tentu ingin mengetahuikondisi terbaru kependudukan Negara kita khususnya Kabupaten Samosir ini.

Pimpinan dan staff BPS Kabupaten Samosir, akan menerapkan kultur lokal " Rade Do Au" dalam Sensus Penduduk 2020. (Ist) 

Mengapa angka tersebut begitu penting? Tentunya karena sangat memberi andil terhadap kelanjutan kebijakan pembangunan di negara kita.

Mari keluarga-keluarga yang tercatat sebagai penduduk Kabupaten Samosir, buktikan kerinduan hati terlibat langsung dalam pembangunan bangsa ini, salah satunya melalui SP 2020.

Sikap teladan yang dimiliki masyarakat Kabupaten Samosir yaitu cepat tanggap dan sigap bertindak adalah contoh yang sangat didambakan demi suksesnya SP2020.

Kapan dikatakan berhasil Mencatat Indonesia pada SP 2020?
Salah satunya, bila penduduk Kabupaten Samosir telah di catat. Karena dengan "Mencatat Samosir" adalah "Mencatat Indonesia".

Ayo sukseskan "Sensus Penduduk 2020"...Rade Do Au.

Penulis; Romastiur Nainggolan


Loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.