93 KK Mendapatkan Bantuan Bedah Rumah di Desa Sitamiang Onan Runggu

SAMOSIRNews - Sitamiang

Sebanyak 93 KK penerima bantuan bedah rumah di Desa Sitamiang, Kecamatan Onan Runggu, Kabupaten Samosir menerima Buku Tabungan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI, pekan lalu.

Masyarakat penerima bantuan bedah rumah di Desa Sitamiang, Kecamatan Onan Runggu. (Ist)

Buku tabungan diserahkan langsung oleh Bupati Rapidin Simbolon dan Wabup Juang Sinaga didampingi Kadis Pera KPP, Kadis Kominfo, Plt Kadis Sosial,  Kabag Humas, Camat Onan Runggu, Kades Sitamiang dan Kepala BNI cabang Pangururan.

Bupati Rapidin menyampaikan, bantuan stimulan perumahan swadaya sebagai wujud kepedulian pemerintah dalam menyelenggarakan pembangunan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Rumah sebagai salah satu hak dasar rakyat, menurutnya, sehingga setiap warga negara berhak untuk memiliki tempat tinggal dan mendapatkan lingkungan hidupyang baik dan sehat.

Dikatakan juga, tumah merupakan kebutuhan dasar manusia, rumah juga berfungsi meningkatkan harkat, martabat, mutu kehidupan dan penghidupan, rumah sebagai pencerminan diri pribadi dalam upaya peningkatan taraf hidup serta pembentukan watak, karakter dan kepribadian bangsa.

Rapidin juga menegaskan, pembangunan perumahan dan pemukiman harus didukung oleh suatu kebijakan, strategi dan program yang komprehensif dan terpadu sehingga selain mampu memenuhi hak dasar rakyat juga akan menghasilkan suatu lingkungan perumahan dan permukiman yang sehat, serasi, harmonis, aman dan nyaman.

"Dengan adanya program ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dalam meningkatkan kualitaa rumah sehingga jumlah rumah tidak layak huni dapat berkurang secara bertahap untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat demi samosir bangkit, mandiri dan sejahtera," sebutnya.

Sejak tahun 2015 -2018 masyarakat Kabupaten Samosir sudah menerima bantuan perumahan swadya (Bedah Rumah) sebanyak 769 unit.

Tahun 2019 akan mendapatkan bantuan sebanyak 1.326 unit, sebesar Rp. 17. 500.000/unit yang tidak dapat ditarik secara tunai, namun harus melalui progres kemajuan pembangunan rumah.

Dan sesuai dengan laporan dari masyarakat yang difasilitasi tenaga fasilitator lapangan dan koordinator fasilitator yang diferifikasi oleh tim reknis kabupaten.

Reporter; Chandra
Editor; Dian P
loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.