Kasus OTT, Polres Batubara Tetapkan 2 Pejabat Dinas Pendidikan Jadi Tersangka

Kapolres Batubara AKBP Robinson Simatupang, menyampaikan keterangan kepada wartawan terkait OTT. (Ist)

SAMOSIRNews - Batubara

Penyidik Satreskrim Polres Batubara akhirnya menetapkan 2 tersangka dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan pejabat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batubara.

Kedua tersangka masing-masing RS oknum Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan serta SP oknum Plt Kabid Dikdas.

Kapolres Batubara AKBP Robinson Simatupang didampingi Kasat Reskrim AKP Pandu Winata dalam konferensi pers di halaman Satreskrim Polres Batubara, Rabu (29/5/2019) mengatakan, OTT terhadap SP dilakukan pada 25 Mei 2019, sekitar pukul 11:30 WIB.

Tersangka diduga mengambil uang sebesar Rp 6.000.000 dari salah seorang Kepala SMP Negeri 1 Kecamatan Sei Suka, yang sebelumnya sudah diminta oleh oknum Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan inisial RS.

Dari pengakuan SP, ia mengambil uang atas perintah Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. Selanjutnya pada Selasa, 27 Mei 2019 sekitar pukul 12:00 WIB, dilakukan penangkapan terhadap Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan di kediamannya wilayah Kecamatan Air Putih.

Setelah tertangkap, ia membenarkan ada meminta uang dari oknum Kepala SMP Negeri 1 Kecamatan Air Putih yang akan digunakan untuk keperluan lebaran.

"OTT berawal dari adanya informasi dari masyarakat. Masyarakat memberi informasi dari salah satu dinas adanya keresahan dari para guru tentang adanya pengutipan uang oleh Plt Kepala Dinas. Nah, ini memerintahkan kabidnya untuk mengutip uang," katanya. (PS/rbn)

Loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.