Komisi D DPRD Sumut Bahas Soal Infrastruktur dan Perhubungan di Samosir, Masyarakat Minta SOP Pelayaran Dipertegas

Sekdakab Samosir Jabiat Sagala, paparan di hadapan Komisi D DPRD Sumut. (Ist)

SAMOSIRNews - Pangururan

Komisi D DPRD Sumatera Utara bersama Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang serta Dinas Perhubungan  Provsu melakukan Kunjungan Kerja di Kabupaten Samosir, terkait pembangunan infrastruktur dan perhubungan, Kamis (4/4/2019) di Aula Kantor Bupati Samosir.

Komisi D DPRD Sumut bersama rombongan diterima oleh Sekdakab Samosir Jabiat Sagala, Asisten II Saul Situmorang, Kadis PUPR Pantas Samosir dan Kadis Perhubungan Nurdin Siahaan,  secara khusus membahas SOP Pelayaran di Danau Toba.

Para legislator dari Sumatera Utara itu bersepakat untuk tetap menjalankan SOP Pelayaran sesuai ketentuan yang berlaku. Demi keselamatan penumpang di perairan Danau Toba sebagai objek wisata andalan di daerah ini.

Komisi D DPRD Sumut yang berkunjung ke Samosir diantaranya Wakil Ketua Komisi Jubel Tambunan, Burhanuddin Siregar, M. Hidayat, Syahmidun Saragih, Arfan Maksum Nasution, Aripay Tambunan, Fahrizal Efendi Nasution, Ari Wibowo, Novita Sari, Donald Lumbanbatu, Baskami Ginting, Darwin S.Ag dan Jafaruddin.

Pasca kunjungan Komisi D DPRD Sumut, masyarakat Kabupaten Samosir mendesak legislatif, agar memanggil pihak terkait atas berbagai persoalan perhubungan di Danau Toba.

"Para pengusaha kapal di Danau Toba harus mematuhi SOP Pelayaran di perairan Danau Toba," tegas mantan anggota DPRD Samosir, Marko Sihotang kepada wartawan, Jumat (5/4/2019) di Pangururan.


Menurutnya, DPRD Sumatera Utara perlu memanggil Kadis Perhubungan Provsu, untuk mempertegas persoalan dokumen perizinan seluruh kapal yang beroperasi di Danau Toba.

"Ini menyangkut nyawa penumpang, kita masih trauma dengan tragedi tenggelamnya KM Sinar Bangun di perairan Danau Toba baru baru ini," sebutnya.

Dia berharap DPRD Sumut menjadikan persoalan SOP Pelayaran di Danau Toba sebagai agenda utama di legislatif. "Persoalan ini merupakan masalah nasional," ungkap Marko.

Reporter; Josner
Editor; Dian P
loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.