Tak Suka Melihat Orang Duduk Angkat Kaki, Pria Ini Tusuk Paha Penumpang Bus

Gara gara duduk angkat kaki saat menunggu bus, paha Erick ditusuk. (Ist)

SAMOSIRNews - Jakarta 

Pria 52 tahun pelaku penusukan penumpang bus TransJakarta di halte BKN, Cawang, Jakarta Timur, tak suka dengan orang yang duduk jegang atau mengangkat satu kaki untuk ditumpangkan ke kaki lainnya.

Sudirman, pria itu, mengatakan duduk seperti itu tak sopan. Penilaian itu dialamatkan ke Erick (29) yang pahanya ditusuknya dengan badik di halte itu siang tadi. “Saya marah, kesal. Makanya saya kasih pelajaran ke dia karena angkat kaki,” ungkapnya.

Menurutnya, langkah yang dilakukan itu agar korban belajar sopan santun saat duduk. Ia juga mengaku tak takut berurusan dengan hukum atas ulah yang dilakukannya.

“Kalau berurusan dengan hukum, apa boleh buat. Ini harga diri saya, saya tidak suka di samping saya ada yang angkat kaki,” pungkasnya

Kapolsek Kramatjati Kompol Nurdin A Rahman, Kamis (14/3/2019) mengatakan, kasus penusukan pebumpang bus TransJakarta di halte BKN, Cawang, Jakarta Timur, sudah ditangani. "Pelaku masih dimintai keterangan dan korban dibawa ke RS Polri Kramatjati," sebutnya.

Menurut Nurdin, pemeriksaan sementara pelaku Sudirman mengaku tak terima dengan aksi Erick yang mengangkat kaki sambil menunggu bus datang. "Korban dan pelaku juga tak saling kenal," imbuhnya.

Dikatakan Kapolsek, bahwa pisau badik yang digunakan memang sudah ada di dalam tas pelaku, alasannya untuk jaga-jaga.

Sumber; Polda Metro Jaya Dot Info

Loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.