Jelang Pemilu 2019, Pilihan Boleh Beda Namun Persatuan dan Kesatuan Bangsa Harus Dijaga

Sekdakab Jabiat Sagala ketika sosialisasi Pemilu serentak 2019. (SAMOSIRNews/Ist)

SAMOSIRNews - Palipi

Jelang Pemilu 2019, Pemkab Samosir melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik menggelar Sosialisasi Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI, anggota DPR-RI, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota, di Aula Hotel Gorat Palipi, Kecamatan Palipi, Rabu (13/3/2019). 

Sosialisasi bertemakan 'Mari Sukseskan Pemilu 2019, Pilihan Boleh Berbeda, Persatuan dan Kesatuan Bangsa Harus Kita Jaga' dibuka oleh Bupati Samosir diwakili Sekda Jabiat Sagala dihadiri Kapolres Samosir, Kejari Samosir, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, Asisten Tata Praja dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab sekaligus sebagai narasumber.

Bupati Samosir melalui Jabiat menyampaikan, bahwa Pemilihan Umum merupakan pesta demokrasi sebagai sarana menggunakan hak pilih untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden serta Wakil Rakyat yang akan di gelar pada 17 April 2019.

Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpikir jernih, bijak dan cerdas dalam memilih Presiden dan Wakil Presiden RI serta para calon wakil rakyat untuk lima ahun ke depan. 

Selanjutnya dikatakan, jajaran Kepolisian dan TNI mampu menjaga kondusifitas sebelum, sesaat dan sesudah pelaksanaan pemungutan suara tetap aman terkendali.

"KPU Samosir sebagai penyelenggara dapat melaksanakan tahapan Pileg dan Pilpres sesuai jadwal yang sudah ditetapkan dengan baik dan Bawaslu tetap mencermati setiap potensi pelanggaran yang terjadi," imbauannya.

Ditekankan juga, agar para ASN tetap menjaga azas netralitas dan sumpah/janji Korpri untuk tidak berpihak/memihak kepada salah satu pasangan calon maupun caleg.

Sementara Kepala Kantor Kesbangpol Samosir Paris Manik melaporkan, bahwa pelaksanaan Sosialisasi Pemilu Serentak bertujuan untuk menyerbarluaskan informasi yang berkaitan dengan Pilpres dan Pileg.

"Sekaligus menghimbau dan mendorong masyarakat untuk berperan aktif menggunakan hak pilihnya dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," sebut Paris.

Peserta sosialisasi terdiri dari aparatur Kantor Camat, petugas kesehatan, guru SMA/SMK, para pelajar sebagai pemilih pemula dan perangkat Desa dari 4 kecamatan, yani Palipi, Nainggolan, Onan Runggu dan Sitiotio.

Reporter; Josner
Editor; Dian P.
loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.