Inalum Salurkan CSR, Kabupaten Samosir Miliki 65 Persen Garis Pantai Danau Toba

Inalum salurkan CSR di Kabupaten Samosir. (SAMOSIRNews/Ist)

SAMOSIRNews - Pangururan

PT Inalum, Tbk menyalurkan CSR (Corporate Social Responcibilty) tahun 2018 - 2019 berupa mobiler sekolah 500 set meja dan kursi belajar, upgrade taman bacaan masyarakat, tabung penampung air dan bantuan penanaman pohon untuk rehabilitasi 30 hektar lahan kritis, Jumat (18/1/2019) di Pangururan.

Management PT Inalum diwakili Direktur Pelaksana Oggy Achmad Kosasi, Direktur Operasi Sahala Sijabat, Direktur Umum dan HC Carry EF. Mumbunan, SEVP Pengembangan Bisnis Dante Sinaga.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon kepada pimpinan PT menyampaikan, bahwa daerah penyangga air Danau Toba saat ini sudah sangat terancam karena penanaman pohon minim.

"Di daerah hilir terjadi  penebangan dan di hulu terjadi pengotoran, ini menjadi ancaman bagi kelestarian Danau Toba," tandasnya.

Untuk itu Rapidin meminta perhatian serius PT Inalum, untuk penanganan penghijauan di kawasan Toba khususnya Kabupaten Samosir sebagai daerah yang memiliki lebih banyak wilayah perairan Danau Toba.

Menurut Bupati Samosir, saat ini banyak aliran sungai yang sudah kering akibat maraknya penebangan pohon sehingga proses penghijauan sangat dibutuhkan demi keabadian Danau Toba.

Ia juga menuturkan, proposal CSR 1,5 miliar untuk Geopark Sigulatti di Kecamatan Sianjur Mulamula, sudah lama diusulkan tapi baru 200 juta direalisasikan.

"Ini belum sepenuhnya, padahal sangat dibutuhkan untuk mendukung fasilitas pusat informasi Geopark Sigulatti," imbuh Bupati Rapidin.

Ia merinci, daerah yang mempunyai garis pantai dengan Danau Toba, Kabupaten Samosir memiliki luasan sekitar  65 persen yang  bersentuhan langsung. "Wajar kalau Kabupaten Samosir mengharapkan pembagian Pajak Air Permukaan lebih besar," tegasnya.

Direktur Pelaksana PT Inalum, Oggy Achmad Kosasi, menyampaikan bahwa pihaknya tetap berkomitmen bersinergi  dalam pengembangan masyarakat melalui CSR di Kabupaten Samosir.

Reporter; Valensius Sitorus
Editor; Robin N

Loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.