Komentarnya Dinilai Menghina Bupati Samosir, Pemilik Akun Facebook Manuasa Sinaga Dilaporkan

Ranto Limbong telah dipanggil Polres Samosir sebagai saksi atas dugaan kasus komentar di akun facebook. (SAMOSIRNews/doc)

SAMOSIRNews - Pangururan

Pemilik akun facebook atas nama Manuasa Sinaga dilaporkan Bupati Samosir Rapidin Simbolon ke Polres Samosir, akibat komentarnya dinilai menyudutkan pribadi dan bernuansa penghinaan.

Kapolres Samosir melalui Kasat Reskrim AKP Jonser Banjarnahor, kepada SAMOSIRNews, Selasa (4/12/2018) membenarkan laporan Rapidin Simbolon. "Benar, bapak Bupati Samosir membuat pengaduan dugaan penghinaan dengan Nomor LP/200/XI/SPKT/SMR tanggal 21 November 2018", jelasnya.

Menurutnya, saat ini pihak Polres sedang memanggil saksi saksi untuk mendalami kasus itu.

Kronologis pengaduan Bupati Rapidin berawal ketika Ranto Limbong membagikan link berita seputar "Surat Edaran Bupati Samosir terkait larangan bagi ASN menggunakan LPG 3 kilogram" di beberapa group facebook.

Menanggapi link berita yang di-share oleh Ranto di salah satu group facebook Samosir itu, akun facebook atas nama Manuasa Sinaga  memberikan tanggapan di kolom komentar, yang dinilai Rapidin Simbolon sebagai penghinaan.

Akibat komentar akun facebook Manuasa Sinaga itu, Ranto Limbong (47) warga Boho, Kecamatan Sianjur Mulamula telah dimintai keterangan oleh Polres Samosir sebagai saksi, pada Jumat lalu (30/11/2018).

Ranto Limbong kepada SAMOSIRNews mengatakan bahwa dirinya telah dipanggil pihak kepolisian. "Saya dipanggil sebagai saksi dan mengaku membagikan link berita menyangkut Surat Edaran Bupati tentang LPG 3 kilogram itu," tukasnya.

Dia menjelaskan, informasi seputar LPG 3 kilogram itu memang dibagikannya di beberapa group facebook pada 19 November 2018 lalu.

Penulis; Robin Nainggolan



Loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.