Bendungan Sitarsa Jebol, 3 Desa di Kecamatan Ronggur Nihuta Kesulitan Air Minum

Kondisi dinding bedungan yang mengalami longsor akibat hujan deras. (SAMOSIRNews/Jefri) 

SAMOSIRNews - Ronggur Nihuta

Hujan deras yang terjadi tepatnya di Huta Siponggol Desa Salaon Dolok Kecamatan Ronggurnihuta Kabupaten Samosir mengakibatkan amblasnya dinding penahan dam atau bendungan Sitarsa, Jumat (14/12/2018).

Bendungan itu dibangun dari program PNPM Mandiri pada tahun 2008 dan berfungsi untuk kebutuhan air minum tiga desa di Kecamatan Ronggur Nihuta.

Akibatnya, tiga desa yakni desa Salaon Dolok, Desa Salaon Tonga-tonga dan Desa Salaon Toba mengalami krisis air minum.

Selain mengakibatkan krisis air minum, peristiwa itu juga membuat akses jalan warga Huta Siponggol Tanduk serta anak sekolah menuju SD Salaon Dolok dan PAUD Robasa Kids di Salaon Dolok terputus.

Hal itu dijelaskan Lidoiwanto Simbolon (30), warga Siaek-aek Desa Salaon Dolok Kecamatan Ronggur Nihuta, kepada SAMOSIRNews, Sabtu (15/12/2018).

Ia berharap pihak pemerintah menanggapi keluhan warga. "Akibat dari amblasnya bendungan Sitarsa, tiga desa sekaligus mengalami kesusahan mendapatkan air minum," ujarnya.

Dirinya berharap kondisi tersebut segera diperbaiki agar akses jalan dan kebutuhan air minum dapat kembali di gunakan warga. "Kasihan anak-anak sekolah sehingga sulit mencapai sekolahnya," kata Lido.

"Saya sebagai warga Salaon berharap agar pemerintah secepatnya memberikan perhatianya atas kejadian ini," imbuhnya.

Penulis: Jepri Sitanggang
Editor: Freddy S
loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.