8 Korban Longsor di Desa Halado Meninggal, 6 Diantaranya Satu Keluarga

Enam korban longsor di Pintu Pohan Meranti, yang masih satu keluarga disemayamkan di rumah duka Desa Aek Rihit. (SAMOSIRNews/Ist)

SAMOSIRNews - Tobasa

Bencana longsor yang terjadi di Desa Halado, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Tobasa, Sumatera Utara pada Kamis dini hari (13/12/2018) berjumlah 15 orang.

Dari jumlah korban iri, 8 orang di antaranya meninggal dunia atas nama Jones Tambunan, Nurcahaya Marpaung, Sumadi Tambunan, Amri Tambunan, Sarli Tambunan, Bantu Tambunan, Rosdiana Nainggolan dan Nia Marpaung.

Sedangkan korban selamat diantaranya Jecky Marpaung, Alfeno Marpaung, Saur Sitorus, Jefri Simangunsong dan Lisbet. "Dua orang lagi belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim," jelas Kepala BPBD Sumatera Utara, Riadil Akhir Lubis.

Ia mengatakan, longsor diakibatkan hujan dengan intensitas lama dan terjadi di wilayah Kecamatan Pintu Pohan mengakibatkan empat rumah tertimbun longsor.

Sementara Kepala BPBD Tobasa, Herbet Pasaribu menyebutkan, sampai Kamis sore (13/12/2018) delapan korban tewas telah ditemukan. "Pada Rabu, dua korban ditemukan meninggal dan Kamis sore ditemukan lagi enam korban tewas," ujarnya.

Dikatakan Herbet, timbunan longsor bercampur lumpur dan tanah liat tebal mempersulit pencarian. "Timbunan longsor diperkirakan lebih 300 meter dengan lebar 100 meter," imbuhnya.

Hari ini (Jumat, 14/12/2018) 6 korban longsor yang masih satu keluarga disemayamkan di Desa Aek Rihit Kacamatan Pintu Pohan, Kabupaten Toba Samosir.

Pantauan wartawan, rumah duka dipenuhi keluarga dan kerabat korban, dengan isak tangis.

Enam korban longsor merupakan tiga generasi yakni Bantu Tambunan (70), anaknya Jones Tambunan (45), Nurcahaya Marpaung (40) istri Jones dan tiga orang cucu Bantu diantaranya Amrin Tambunan (13), Ahmadi Tambunan (23) dan Serly Tambunan (19).

Reporter; Valensius Sitorus
Editor; Freddy S


loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.