31 Pekerja Trans Papua Ditembaki KKB, 2 Orang Batak

TNI dan Polri dikerahkan, terkait penembakan pekerja proyek di Papua. 

SAMOSIRNews - Papua

Pekerja proyek Trans Papua yang membangun jembatan di Kali Yigi dan Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, ditembaki Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Minggu (2/11/2018) sekitar pukul 22.35 WIT.

2 orang diantara korban, diketahui orang Batak yakni Efrandi Hutagaol dan Rikki Simanjuntak masuk dalam 24 daftar nama yang terlebih dahulu ditembaki KKB di kamp para pekerja itu.

Ini 22 nama pekerja lainnya yang diduga tewas ditembaki KKB:

1. Jhony Arung
2. Anugrah
3. Alrpianus
4. Muh. Agus
5. Aguatinus T
6. Martinus Sampe
7. Dirlo
8. Matius
9. Emanuel
10. Calling
11. Dani
12. Tariki
13. Markus Allo
14. Aris Usi
15. Muh. Faiz
16. Yusran
17. Ayub
18. Yosafat
19. M.Ali Akbar
20. Petrus Ramli
21. Hardi Ali
22. Marg Mare.

Informasi dihimpun, ke-24 orang itu ditembaki, kemudianSetelah itu, 8 orang sempat melarikan diri ke rumah oknum anggota DPRD.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal kepada wartawan menyebutkan, telah menurunkan tim untuk menyelidiki informasi pembunuhan terhadap para pekerja proyek PT Istaka Raya itu.

Kelompok yang melakukan penembakan itu adalah KKB pimpinan Egianus Kagoya. "Dilakukan oleh KKB pimpinan Egianus Kogoya," jelasnya, Selasa (4/12/2018).

Dijelaskannya, berdasarkan keterangan 4 korban selamat, Pos TNI di Distrik Mbuma turut menjadi sasaran KKB. Sebanyak 153 personel TNI-Polri telah dikerahkan ke Kabupaten Nduga, Distrik Yigi untuk mengejar para pelaku penembakan.

Dari keempat orang itu, dijelaskan Kamal, didapatkan keterangan bahwa Pos TNI yang berada di Distrik Mbuma diserang. Personil gabungan TNI-POLRI sebanyak 153 orang telah dikerahkan di Mbuma yang merupakan distrik terdekat dengan TKP. (Red)


loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.