Pelaksana Proyek Jalan Nasional Merugi, Pemkab Samosir Dinilai Lambat Tuntaskan Pembebasan Lahan

Divisi Pengendalian Operasional PT PP,Tbk di Kabupaten Samosir, Indra Nasution. (SAMOSIRNews/Robin)

SAMOSIRNews - Pangururan

PT PP,Tbk sebagai pelaksana proyek pembangunan jalan nasional menyesalkan lambatnya Pemkab Samosir menyelesaikan pembebasan lahan.

Akibat proses pembebasan lahan yang seyogianya telah tuntas sebelum proyek itu dimulai, PT PP,Tbk mengaku merugi dan gerah.

Hal itu dikatakan Divisi Pengendalian Operasional PT PP,Tbk Indra Nasution kepada beberapa wartawan, Kamis (8/11/2018) di kantornya, Desa Situngkir, Kecamatan Pangururan.

Ia menjelaskan, pihaknya terpaksa meninggalkan beberapa lokasi yang pembebasan lahannya bermasalah.

Sementara Bupati Samosir Rapidin Simbolon ketika diminta tanggapannya, terkait lambatnya proses pembebasan lahan sampai sekarang, kepada SAMOSIRNews mengatakan, hal itu tidak benar.

"Waduhhh...itu tidak benar, sampai dengan saat ini ada Rp 15,9 miliar lagi mereka terhutang," jawabannya melalui WhatsApp.

Ia menuturkan, yang terhutang itu BBPJN (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional), walaupun penjelasan ini belum terinci.

Pembebasan lahan pada proyek jalan nasional di Kabupaten Samosir, menjadi masalah klasik karena dilakukan bersamaan dengan pelaksanaan proyek.

Penulis; Robin Nainggolan


loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.