Paripurna Sampai Tengah Malam, DPRD dan Bupati Samosir Sepakati KUA-PPAS R-APBD 2019

Ketua DPRD Samosir Rismawati Simarmata saat penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS RAPBD 2019. (SAMOSIRNews/Robin)

SAMOSIRNews - Pangururan

DPRD Samosir menyepakati Kebijakan Umum Anggaran-Plafon Prioritas Anggaran (KUA-PPAS) Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) TA 2019, Selasa malam (13/11/2018) di gedung dewan setempat.


Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS RAPBD TA 2019, dilakukan oleh Bupati Samosir Rapidin Simbolon bersama unsur pimpinan DPRD setelah Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Samosir bersepakat tentang rasionalisasi struktur KUA-PPAS Rancangan APBD 2019.

Juru bicara Banggar DPRD, Parluhutan Sinaga dalam laporannya menyebutkan, bahwa Kebijakan Umum Anggaran (KUA) merupakan pedoman awal dalam menyusun APBD, karena didalamnya memuat kebijakan dasar dan asumsi-asumsi tentang perhitungan Pendapatan Daerah, Belanja Daerah dan Pembiayaan Daerah.

Sementara PPAS merupakan program prioritas dan batas maksimal alokasi anggaran pada setiap OPD yang akan dirinci dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA).

“Berdasarkan rasionalisasi struktur KUA dan PPAS Rancangan APBD 2019, maka pendapatan daerah diproyeksikan sebesar Rp877 miliar. Sedangkan belanja langsung Rp517 miliar dan belanja langsung  direncanakan Rp 360 miliar.

Usai laporan Banggar, dilakukan pengambilan keputusan oleh Ketua DPRD Rismawati Simarmata tentang kesepakatan bersama KUA-PPAS Rancangan APBD 2019, yang disetujui seluruh fraksi.

Penandatanganan nota kesepakatan oleh Bupati, Ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD disaksikan jajaran Forkopimda, Sekda, Kepala OPD dan seluruh anggota DPRD Kabupaten.

Stelah menandatangani Nota Kesepakatan KUA-PPAS, Bupati Rapidin Simbolon mengapresiasi kerjasama yang baik antara eksekutif dan legislatif dalam penyusunan R-APBD 2019.

“Kami sampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan segenap anggota DPRD yang terhormat dalam memberikan dukungan dan kerja sama yang baik bersama Pemerintah Kabupaten Samosir dalam melaksanakan program dan kegiatan," sebutnya.

Menurutnya, proses perencanaan untuk pembangunan tahun 2019 telah dimulai dengan penjaringan aspirasi masyarakat, diskusi bersama pemangku kepentingan dalam Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Forum Perangkat Daerah, kemudian Musrenbang Desa/Kelurahan, Musrenbang Kecamatan hingga Musrenbang Kabupaten.

Dengan adanya kesepakatan bersama, ia meminta, agar Perangkat Daerah segera menyusun Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) sebagai tahap menyusun RAPBD Tahun Anggaran 2019, serta dukungan Pimpinan dan Anggota DPRD.

Reporter; Josner Sitanggang
Editor; Robin Nainggolan
loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.