Ibu-ibu Tertipu Arisan Online di Samosir, Sekitar Rp 2 Miliar Uang Mereka Raib

Ibu ibu tertipu arisan online, telah melapor ke Polres Samosir. (SAMOSIRNews/doc)

SAMOSIRNews - Pangururan

Sejumlah ibu warga Kabupaten Samosir, Sumatera Utara tertipu arisan online, diperkirakan sekitar Rp. 2 miliar uang raib "dibawa" bos mereka.

Tidak terima uang mereka raib begitu saja, ibu ibu korban arisan online melaporkan tindakan dugaan penipuan yang dilakukan seorang wanita diduga PNS dan seorang wanita lainnya itu ke Polres Samosir.

Berdasarkan penelusuran wartawan, korban arisan online yang telah melaporkan dugaan penipuan ke pihak kepolisian ada dua kelompok.

Salah satunya arisan online di Kecamatan Nainggolan dan kelompok terbesar di Kecamatan Pangururan yang korbannya mayoritas PNS.

Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Jonser Banjarnahor yang dikonfirmasi SAMOSIRNews, Sabtu (24/11/2018) belum memberi keterangan terkait dugaan penipuan berkedok arisan online itu.

Sementara Kadis Penanggulangan Penduduk dan KB Kabupaten Samosir Managam Togatorop, ketika dikonfirmasi mengaku ada staf penyuluh yang tidak masuk kantor sampai sebulan terakhir ini.

"Kita telah tiga kali menyurati pihak BKKBN Provinsi dan Pusat, karena yang bersangkutan merupakan pegawai pusat," sebutnya.

Keberadaan oknum penyuluh yang tidak masuk kantor lagi sebulan terakhir ini, diduga kuat berkaitan dengan dugaan penipuan berkedok arisan online di Kabupaten Samosir.

Reporter; Candra Hutajulu
Editor; Freddy S


Loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.