3 Orang Sahabat Mereka Meninggal, SMP Negeri 4 Satu Atap Pangururan Berkabung

Pasca tragedi tenggelamnya 3 orang sahabat mereka, pelajar SMP Negeri 4 Satu Atap Pangururan berkabung. (SAMOSIRNews/Ist)

SAMOSIRNews - Pangururan

Para pelajar SMP Negeri 4 Satu Atap Pangururan tak kuasa menahan tangisnya, ketika melayat ke rumah duka 3 orang sahabat mereka yang meninggal akibat tenggelam pada Rabu (5/9/2018) di Pintu Batu.


Pada saat yang bersamaan, Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga didampingi para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengunjungi masing-masing korban untuk menyampaikan ungkapan belasungkawa, Kamis (6/9/2018).

Ia mengatakan, atas nama Pemkab Samosir turut merasakan duka mendalam atas meninggalnya 3 orang generasi penerus bangsa itu.

"Tak seorang pun yang mengharapkan adanya musibah, akan tetapi semua itu sudah merupakan rencana Tuhan dan tidak ada satu orang pun yang dapat menghalangi," ujarnya.

Kepada keluarga korban, Wabup Juang mengimbau agar tidak putus asa dan tabah dalam doa.

Sebelum ketiga korban dikebumikan, dia memberikan santunan kepada keluarga korban, demikian juga para pimpinan OPD.

Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga melayat ke rumah duka, sebelum korban dikebumikan. (SAMOSIRNews/Ist)

Ditemui di ruang kerjanya, Wabup Juang Sinaga kepada SAMOSIRNews menjelaskan kronologis kejadian sesuai keterangan warga setempat.

Disebutkan, Esra Lumban Batu, Devi Marbun dan Sritety Simbolon meninggal akibat tenggelam saat berenang di Danau Toba, tepatnya di Pantai Sidae-dae Dusun 3 Pintu Batu Kecamatan Pangururan Kabupaten Samosir.

Sebelumnya ketiga korban, pelajar kelas 3 SMP itu bersama teman-temannya yakni Jesica Malau, Nanda Putri Simbolon dan  Siska Sinurat, mengerjakan tugas kelompok dari sekolahnya.

Menurutnya, diantara ke 6 pelajar tersebut, Jesica Malau tidak ikut berenang. Awalnya mereka di pinggiran danau, lama kelamaan mereka berenang semakin ke dalam.

Tiba tiba Devi dan Sritety berteriak meminta pertolongan karena mau tenggelam  dan  tidak pandai berenang.

Mendengar teriakan itu seorang warga, Leo Simbolon langsung berenang ke arah mereka  dan berusaha menolong.

Namun dia hanya berhasil menyelamatkan Siska Sinurat dan Nanda Putri berhasil menyelamatkan diri setelah memegang batu besar di pinggir danau.

Kemudian para warga melakukan evakuasi bersama personil Polres Samosir terhadap 3 korban tenggelam.

Reporter; Halomoan Nainggolan
Editor; Freddy S
loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.