Nelayan Terserat Ombak Saat Menjaring Ikan di Nias

Sejumlah Warga Dusun Tiga, Desa Siofaewali, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, lakukan pencarian kepada Bezaro Waruwu (45) yang terseret arus ombak saat menjaring ikan.(Kompas.com/ Hendrik Yanto Halawa)
SAMOSIRNews – Nias

Seorang nelayan di Nias, Bezaro Waruwu (45) dilaporkan hanyut saat memasang jaring di laut, Sabtu (4/8/2018) malam tadi.

Koordinator Pos SAR Nias, Tonggor Gultom kepada wartawan, Sabtu mengatakan, laporan musibah itu ia terima sekitar pukul 19.30 WIB dari warga.

Korban merupakan nelayan asal Dusun Tiga, Desa Siofaewali, Kecamatan Bawolato, Kabupaten Nias, Sumatera Utara.

Berdasarkan informasi di lapangan, saat itu korban bersama 6 rekannya pergi memasang jaring di Muara Idanomola untuk mencari ikan. Keenam rekan korban itu masing-masing bernama Ama Gusu, Ama Linu, Ama Walda, Uco Rindu, Dede dan Tema.

Namun saat memasang jaring tersebut, korban diterjang ombak dan terseret arus mengarah ke tengah laut. "Waktu kejadian sekitar pukul 17.00 WIB, dan diduga karena ombak besar korban hanyut terbawa air laut," jelas Tonggor.

Enam teman Bezaro yang mengetahui korban tenggelam berusaha memberikan pertolongan. Namun kondisi arus air laut yang sedang pasang membuat korban menghilang dari pandangan mata.

Selanjutnya teman-teman korban langsung memberikan informasi kejadian tersebut kepada pihak keluarga dan langsung melakukan pencarian tetapi hasilnya nihil.

Tonggor mengatakan, rencana operasi pencarian korban akan dilanjutkan Minggu (5/8/2018) hari ini, mengingat pencarian di malam hari sulit dilakukan karena keterbatasan alat dan sarana yang dimiliki. 

"Hari minggu besok kita akan turunkan personel untuk lakukan pencarian dan penyelamatan," sebut Tonggor.
Sumber; KOMPAS.com
loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.