Narkoba Merupakan Ancaman Nasional, Status BNK Samosir Diusulkan Menjadi BNNK

Para pelajar serius mengikuti paparan Ketua BNK Samosir Juang Sinaga. (SAMOSIRNews/Ist)

SAMOSIRNews - Pangururan

Narkoba merupakan ancaman nasional, maka harus dilakukan pencegahan dan pemberantasannya sejak dini.

Hal itu ditegaskan Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga, ketika Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Samosir menggelar Sosialisai Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) bagi pelajar SMP, pengusaha hotel dan cafe dan pengusaha transportasi di Aula Hotel Dainang Pangururan,  Kamis (2/8/2018).

Hadir sebagai narasumber, Sekjen Gerakan Mencegah Daripada Mengobati (GMDM) Provsu Yohanes Purba, Kakan Kesbang Paris Manik, Kasat Narkoba Polres Samosir dan Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir.

Wabup Juang selaku Ketua BNK Samosir mengatakan, saat ini BNK Samosir sedang diusulkan agar ditingkatkan statusnya menjadi BNNK, sehingga akan memiliki kewenangan yang lebih luas termasuk penindakan dan rehabilitasi.

"Hal ini merupakan salah satu keseriusan BNK Samosir dalam pencegahan dan memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba di daerah ini," pungkas Juang.

Ia juga menambahkan, bahwa Kabupaten Samosir sebagai daerah pariwisata bertaraf internasional, tentu akan dikunjungi oleh wisatawan dari berbagai negara.
Sehingga rentan dan semakin membuka peluang masuknya narkoba ke Kabupaten Samosir.

Maka menurutnya, upaya pemahaman pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba menjadi hal yang penting bagi masyarakat.

"Khususnya bagi para pelajar dan para pelaku pariwisata, pengusaha hotel dan cafe," imbuh Juang.

Kepada para pelajar, dia mengingatkan, agar jangan sekali-kali terjerumus dalam lembah hitam narkoba karena itu akan membawa mereka ke dalam maut.

Kemudian para pengusaha hiburan malam dianjurkan, agar jangan mencoba-coba usahanya terindikasi dengan narkoba.

"Bilamana nanti razia Polres dan Pemkab,  ada ditemukan peredaran narkoba,  maka cafe akan ditutup dan ijin usahanya dicabut dan tidak menutup kemungkinan akan mempidanakan pemilik kafenya," tegasnya.

Dia mengharapkan peranan Organisasi Kepemudaan bekerjasama dengan pemerintah dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Reporter; Halomoan Nainggolan
Editor; Freddy S.
loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.