Remaja Kakak Beradik, Tewas Tenggelam di Pantai Pandulangan Desa Hutaginjang

Aparat Polres Samosir di rumah duka. (SAMOSIRNews/Ist)

SAMOSIRNews - Pangururan

Dua orang remaja kakak beradik, tewas tenggelam di pantai Pandulangan Desa Hutaginiang, Kecamatan Sianjur Mulamula, Kabupaten Samosir, Minggu (29/7/2018) sekira pukul 17.00 WIB.

Kapolres Samosir AKBP Agus Darojat kepada SAMOSIRNews, Senin (31/7/2018) membenarkan kejadian tragis itu.

Dijelaskan, korban meninggal dunia yang tenggelam atas nama Airin Sagala (13) dan kakanya Sari Mantina Sagala (16), warga Dusun Pandulangan, Desa Huta Ginjang.

Pasca kejadian, Polres Samosir telah meminta keterangan saksi yakni Luna Habeahan (10), Dion Purba (12) dan Rensus Sinurat (56).

Dua remaja kakak beradik di rumah duka Pandulangangan, Desa Hutaginjang. (SAMOSIRNews/Ist)

Menurut keterangan saksi, kedua korban berenang bersama -sama di Danau Toba tepatnya di pantai Dusun Pandulangan.

Tidak lama berselang, korban Airin Sagala tenggelam, kemudian kakaknya Sari Mantina Sagala berusaha menolong, nahas dia ikut tenggelam.

Selanjutnya saksi Dion Purba, yang berada disekitar tempat kejadian tersebut mengangkat korban Airin Sagala dari danau yang sudah dalam keadaan terapung dan sudah meninggal.

Kemudian saksi lainnya Rensus Sinurat mendatangi TKP dan melakukan pencarian dengan cara menyelam ke dasar danau dan menemukan korban Sari Mantina Sagala di kedalaman 4 meter.

Masyarakat setempat dan bidan desa melakukan pertolongan pertama, namun keduanya tidak tertolong lagi, selanjutnya dibawa ke rumah sakit Hardianus Sinaga.

Pada pukul 22.30 WIB, Personil Polres Samosir dipimpin Pawas Ida Marhan Silalahi beserta piket fungsi dan unit identifikasi mengidentifikasi korban.

Dan pihak keluarga korban sepakat tidak dilakukan autopsi dan membuat surat pernyataan ditandatangani orangtua korban Efendi Sagala.

Reporter; Halomoan Nainggolan
Editor; Freddy S.
loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.