Desanya Diklaim Pemerintah Masuk Kawasan Hutan, Ini Jawaban Pemkab Samosir Atas Tuntutan Warga Tanjung Bunga

Warga Desa Tanjung Bunga saat menggelar aksi unjuk rasa di DPRD Samosir. (SAMOSIRNews/Ist)

SAMOSIRNews - Pangururan

Aksi unjuk rasa warga Desa Tanjung Bunga, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir atas klaim pemerintah terhadap desa mereka yang disebut masuk kawasan hutan, Selasa (24/7/2018) seyogiannya akan dilaksanakan juga di Kantor Bupati Samosir.

Namun Sekdakab Samosir Jabiat Sagala mewakili Bupati Samosir bergegas ke DPRD, sehingga warga yang menuntut pemerintah melepaskan desa yang telah mereka tempati ratusan tahun dari kawasan hutan, berakhir di gedung legislatif.

Sebelumnya telah diberitakan, warga Tanjung Bunga menyampaikan empat tuntutan mereka ke pemerintah melalui DPRD.

Menanggapi tuntutan masyarakat Tanjung Bunga itu, Bupati Samosir melalui Sekdakab Jabiat Sagala mengatakan, bahwa hak-hak tanah ulayat masyarakat adat harus diperjuangkan.

Pemerintah Kabupaten Samosir bersedia untuk memfasilitasi, namun masyarakat diminta mempermasalahkan SK 579/Menhut/2014.

"Saat ini yang perlu dilakukan mencari solusi dan berjuang bersama-sama untuk penyelesaian agar hak ulayat tersebut dapat kembali kepada masyarakat," jelas Jabiat.

Menurutnya, banyak pemasalahan yang muncul akibat SK 579/Menhut/2014, bukan hanya di Tanjung Bunga tapi juga daerah lain di Kabupaten Samosir.

Dia menambahkan, Pemkab Samosir akan mengindentifikasi tanah adat/ ulayat yang ada secara keseluruhan untuk dibuat Surat Keputusan yang mencakup luas wilayah. 

Surat Keputusan itu nantinya akan digodok menjadi  Perda yang mengatur pengakuan dan perlindungan tanah adat.

"Selanjutnya digunakan sebagai bahan untuk memperjuangkan tanah ulayat kepada pemerintah pusat," tandasnya.

Jabiat menegaskan, Pemkab Samosir bersama DPRD pro rakyat, untuk dibutuhkan kerjasama, menempuh mekanisme yang ada sesuai dengan peraturan dan perundangan undangan.

Reporter; Halomoan Nainggolan
Editor; Freddy S.

loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.