Kelompok Tani "Subur" Parlondut, Dibina RISTEKDIKTI dan LPM Unimed

Kelompok Tani Subur Parlondut mendapatkan bantuan mesin pembuat emping jagung. (SAMOSIRNews/Robin Nainggolan)
SAMOSIRNews - Buhit
RISTEKDIKTI (Riset, Tekhnologi Pendidikan Tinggi) dan Lembaga Pengabdian Masyarakat  (LPM) Universitas Negeri Medan  melakukan pembinaan kepada Kelompok Tani Subur Desa Parlondut, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir.

Ketua Kelompok Tani "Subur' Manganjur Nababan, Jumat (15/6/2018) kepada SAMOSIRNews di Buhit Parlondut mengatakan, Unimed menggelar Program Kemitraan Masyarakat (PKM) itu selama dua hari pada 26-27 Mei 1018 lalu.

Manganjur menjelaskan, LPM Unimed melalui Dra Lelly Fridiarty, M.Pd (Ketua), Drs Robert Silaban, M.Pd (anggota) dan beberapa mahasiswa pendamping, memberi bantuan perangkat mesin produksi pembuat emping jagung.

"Para dosen Unimed dan Staf LPM Unimed, memberikan memberi pembekalan pengetahuan dan keterampilan pengolahan produk emping jagung," sebutnya.

LPM Unimed memberi bantuan mesin dan membekali Koptan untuk memproduksi emping jagung. (SAMOSIRNews/Robin Nainggolan)
Dia menuturkan para anggota Kelompok Tani didiklat dan dibekali, agar kelak bantuan mesi pemipih emping jagung itu berproduksi signifikan. "Dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan anggota," pungkasnya.

LPM Unimed melalui Program Kemitraan Masyarakat akan berupaya membekali Kelompok Tani Subur Parlondut.
Setelah memberikan bantuan seperangkat mesin pemipil jagung untuk produksi emping, pihak Unimed juga akan memfasilitasi manajemen usaha dan pemasaran.

Penulis; Robin Nainggolan


loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.