Ini 4 Kawasan Global Geopark yang Ditetapkan UNESCO di Indonesia


Gunung Rinjani

SAMOSIRNews - Jakarta

UNESCO akhirnya menganugerahkan status global geopark kepada beberapa kawasan di Indonesia. Pemberian sertifikat oleh UNESCO merupakan tanda bahwa secara legal beberapa kawasan geopark itu telah telah diakui oleh dunia. Penetapan sebagai global geopark, tidak hanya dilihat dari aspek keberagaman geologi dan biologi, namun juga aspek budaya sekitar.

 Ini 4 Kawasan yang sudah tersertifikasi oleh UNESCO, dihimpun dari berbagai sumber;

1. Ciletuh-Palabuhanratu, Jawa Barat
Taman Nasional Ciletuh-Palabuhanratu yang terletak di Sukabumi, Jawa Barat ini, mendapatkan predikat sebagai geopark internasional oleh UNESCO.
Dengan potensi dan keindahan alam meliputi gunung, air terjun, sawah, ladang, dan berujung di muara sungai ke laut. Kemudan di kawasan seluas 126.100 hektare tersebut, unsur budaya Sunda pun masih terasa kental.

2. Gunung Batur, Bali
Gunung Batur adalah geopark internasional pertama di Indonesia yang diakui oleh UNESCO, ini merupakan rangkaian dari 'Ring of Fire' pasifik dan menjadi salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia.

3. Pegunungan Sewu, DI Yogyakarta-Jawa Timur
Pada September 2015, kawasan Pegunungan Sewu resmi ditetapkan menjadi geopark dunia oleh UNESCO. Pegunungan Sewu ini terbentang di sepanjang pantai selatan Kabupaten Gunung Kidul, DIY hingga Kebupaten Tulungagung di Jawa Timur. Ciri khas dari pegunungan ini adalah adanya batuan kapur.

4. Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat
Gunung Rinjani ditetapkan menjadi global geopark oleh UNESCO tentu membawa keuntungan yang besar bagi Indonesia, karena akan mendapatkan promosi gratis ke ratusan geopark lain di dunia.
Penyerahan piagam kepada pihak geopark Gunung Rinjani sebagai anggota baru geopark dunia akan dilangsungkan di Italia pada September 2018 mendatang.

Sumber; Liputan6.com


Loading...

Tidak ada komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Diberdayakan oleh Blogger.